Aku masih seperti dulu

Saat pertama bertemu denganmu
Aku masih seperti dulu

Saat bertatapan denganmu

Aku masih seperti dulu
Saat ku ucap sayang padamu

Aku masih seperti dulu
Saat ku belai lembut rambutmu

Aku masih seperti dulu

Meski sempat teriris pilu
Aku masih seperti dulu
Meski kau tinggal kawin dengan temanku

Aku masih seperti dulu
Meski kini usang dan layu

Aku masih seperti dulu
yang sampai kini menunggu jandamu

Bagi Anda para pengguna handphone dengan fitur aplikasi Symbian, Silahkan bisa Download beberapa E-Book yang saya upload di bawah ini. Bagi pengguna Handphone dengan fitur Java bisa download dengan ekstrak dulu ke winzip.

1. Nyanyian Cinta
2. Mencari jalan ke surga
3. Ketika Cinta Bertasbih 1
4. Mahkota Cinta
5. Hadist Imam Nawawi
6. Di Atas Sajadah cinta
7. Dalam Mihrab Cinta
8. Cahaya Hidayah
9. Kisah Ustman Bin Affan
10. Nama Bayi (barat-islam)

Silahkan setelah di download bisa di instal atau pasang pada handphone Anda sesuai dengan type masing-masing. Semua file di atas semua ber-ekstensi JAR

Gambaran Kehidupan Yang Begitu Buram

Jihad

Jihad

Guratan kesedihan begitu nampak jika membandingkan pemuda di masa sahabat Nabi dengan pemuda masa kini. Sekarang kita menemukan, hampir semua pemuda telah kehilangan eksistensi. Daya dahsyat yang menggelora dalam jiwa-jiwa mereka padam dengan nyanyian-nyanyian erotis yang mengumbar birahi. Mereka telah kehilangan kejantanan, keperwiraan, izzah dan kewibawaan, tertelan oleh pekatnya zaman yang kelam. Diri merekapun terkadang harus mati sebelum waktunya.

Jika dulu ada Abdullah bin Umar yang bersedih karena tak diikutsertakan di medan jihat, sekarang lelaki bersedih karema hanya penghianatan wanita-yang bergelar kekasih- yang sesungguhnya tidak perlu dilakukan.

sakaw

sakaw

Jika permainan bocah-bocah sahabat dulu adalah tombak, panah dan pedang, mahir mengendarai kuda yang menjadi kendaraan perang ketika itu, justru bocah sekarang disibukkan dengan playstation, film porno, kencan dsb. Dulu bayi yang lahir dari rahim shahabiyat (para sahabat wanita Rasulallah) hanya menangis ketika lahir, saat ini yang terlahir adalah bayi yang terus menangis (cengeng) meskipun sudah berkumis. (lagi…)

Halaman Berikutnya »