<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Dan Lariku Tak Sia-sia</title>
	<atom:link href="http://farhantaqwa.wordpress.com/2008/05/18/dan-lariku-tak-sia-sia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://farhantaqwa.wordpress.com/2008/05/18/dan-lariku-tak-sia-sia/</link>
	<description>Tempat Mencurahkan Segala Isi hati dan Perasaan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Nov 2009 12:03:22 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://farhantaqwa.wordpress.com/2008/05/18/dan-lariku-tak-sia-sia/#comment-112</link>
		<dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 17:02:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://farhantaqwa.wordpress.com/?p=87#comment-112</guid>
		<description>wow... ternyata pak maman menyempatkan diri mampir ke rumah mayamu, farhan, itu pertanda kalau pak maman melihat talenta dalam dirimu yang belum sempat kamu kembangkan secara utuh. ayo, nulis cerpen lagi, farhan, semoga kita bisa ketemu lagi sama pak maman. kumpulkan cerpenmu, jangan lupa kirim ke media cetak. dari situ jejak langkahmu di dunia sastra akan makin dilirik. ayo, lakukan! salam kreatif!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wow&#8230; ternyata pak maman menyempatkan diri mampir ke rumah mayamu, farhan, itu pertanda kalau pak maman melihat talenta dalam dirimu yang belum sempat kamu kembangkan secara utuh. ayo, nulis cerpen lagi, farhan, semoga kita bisa ketemu lagi sama pak maman. kumpulkan cerpenmu, jangan lupa kirim ke media cetak. dari situ jejak langkahmu di dunia sastra akan makin dilirik. ayo, lakukan! salam kreatif!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Maman S Mahayana</title>
		<link>http://farhantaqwa.wordpress.com/2008/05/18/dan-lariku-tak-sia-sia/#comment-111</link>
		<dc:creator>Maman S Mahayana</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 01:43:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://farhantaqwa.wordpress.com/?p=87#comment-111</guid>
		<description>Farhan. Hebat betul kau cerita. Sangat dramatis! Nah, itulah yang disebut cerpen. Ia bercerita sesuatu yang biasa menjadi kisah luar biasa. Cuma di sana, dalam cerita pengalamanmu itu, tidak ada konflik. Jika kau masukkan konflik, itulah cerpen. Coba kau tulis lagi pengalamanmu yang lain. Bikin lebih dramatis. Misalnya, ketika kau mau lonvat kereta, kau terpeleset, dan tergilas roda belakang kereta. Tanganmu masih mengggenggam tiket. Lalu, rohmu bergentayangan ke Perpustakaan Nasional. Kau serahkan tiket itu di sana. Dan begitu Sawali dan Maman menerima tiket itu, tiba-tiba kau seperti terbang. Cahaya putih membawamu entah ke mana. Oke. itu cerpen. Nasib tragis itu tentu saja cuma sebatas imajinasi.
Aku senang kau mau nulis. Kapan ke Bojonggede lagi?
Salam
Maman S Mahayana</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Farhan. Hebat betul kau cerita. Sangat dramatis! Nah, itulah yang disebut cerpen. Ia bercerita sesuatu yang biasa menjadi kisah luar biasa. Cuma di sana, dalam cerita pengalamanmu itu, tidak ada konflik. Jika kau masukkan konflik, itulah cerpen. Coba kau tulis lagi pengalamanmu yang lain. Bikin lebih dramatis. Misalnya, ketika kau mau lonvat kereta, kau terpeleset, dan tergilas roda belakang kereta. Tanganmu masih mengggenggam tiket. Lalu, rohmu bergentayangan ke Perpustakaan Nasional. Kau serahkan tiket itu di sana. Dan begitu Sawali dan Maman menerima tiket itu, tiba-tiba kau seperti terbang. Cahaya putih membawamu entah ke mana. Oke. itu cerpen. Nasib tragis itu tentu saja cuma sebatas imajinasi.<br />
Aku senang kau mau nulis. Kapan ke Bojonggede lagi?<br />
Salam<br />
Maman S Mahayana</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Perempuan dan Matahari &#187; caplang[dot]net</title>
		<link>http://farhantaqwa.wordpress.com/2008/05/18/dan-lariku-tak-sia-sia/#comment-50</link>
		<dc:creator>Perempuan dan Matahari &#187; caplang[dot]net</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 May 2008 00:48:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://farhantaqwa.wordpress.com/?p=87#comment-50</guid>
		<description>[...] di kantin langsung terima SMS dari Hanna, katanya dia sudah di ruangan bersama Pak Sawali. Juga ada Bro Farhan, murid Pak Sawali yang turut serta, ingin kopdar katanya. Juga ada Mas Didit yang merelakan [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] di kantin langsung terima SMS dari Hanna, katanya dia sudah di ruangan bersama Pak Sawali. Juga ada Bro Farhan, murid Pak Sawali yang turut serta, ingin kopdar katanya. Juga ada Mas Didit yang merelakan [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: arif</title>
		<link>http://farhantaqwa.wordpress.com/2008/05/18/dan-lariku-tak-sia-sia/#comment-47</link>
		<dc:creator>arif</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 12:30:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://farhantaqwa.wordpress.com/?p=87#comment-47</guid>
		<description>Wah, kayak adegan film. Mengejar kereta yang mulai melaju lalu melompat ke dalam dari gerbong paling belakang.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah, kayak adegan film. Mengejar kereta yang mulai melaju lalu melompat ke dalam dari gerbong paling belakang.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://farhantaqwa.wordpress.com/2008/05/18/dan-lariku-tak-sia-sia/#comment-44</link>
		<dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 13:12:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://farhantaqwa.wordpress.com/?p=87#comment-44</guid>
		<description>wakakakaka :lol: aduh, farhan, benar2 saat itu ada malaikat penolong buat kita. padahal, aku sudah siap2 genggam HP untuk menghiburmu, kira2 begini: &quot;sudah, farhan, kamu nggak usah cemas. kalau ada kereta datang berikutnya, naik aja, lalu turun di manggarai, terus naik taksi menuju ke perpustakaan nasional. kita akan ketemu di sana.&quot; wew...  sungguh tak kami kira, ternyata ada malaikat penolong itu. syukurlah akhirnya kita bisa sampai juga ke perpustakaan nasional.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wakakakaka <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  aduh, farhan, benar2 saat itu ada malaikat penolong buat kita. padahal, aku sudah siap2 genggam HP untuk menghiburmu, kira2 begini: &#8220;sudah, farhan, kamu nggak usah cemas. kalau ada kereta datang berikutnya, naik aja, lalu turun di manggarai, terus naik taksi menuju ke perpustakaan nasional. kita akan ketemu di sana.&#8221; wew&#8230;  sungguh tak kami kira, ternyata ada malaikat penolong itu. syukurlah akhirnya kita bisa sampai juga ke perpustakaan nasional.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: edy</title>
		<link>http://farhantaqwa.wordpress.com/2008/05/18/dan-lariku-tak-sia-sia/#comment-43</link>
		<dc:creator>edy</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 09:54:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://farhantaqwa.wordpress.com/?p=87#comment-43</guid>
		<description>kapan lagi kopdar ke jakarta :lol:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kapan lagi kopdar ke jakarta <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dafhy</title>
		<link>http://farhantaqwa.wordpress.com/2008/05/18/dan-lariku-tak-sia-sia/#comment-42</link>
		<dc:creator>dafhy</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 07:33:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://farhantaqwa.wordpress.com/?p=87#comment-42</guid>
		<description>experience is the best teacher........
lho k&#039;g&#039;nymbung?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>experience is the best teacher&#8230;&#8230;..<br />
lho k&#8217;g'nymbung?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
