: Hanna Fransisca
Jauh sebelum matahari terbit
dari singkawang,
t’lah kau panjatkan doa sebelum senja
tentang kita yang lupa jalan
tentang merpati hitam putih
tentang mimpi camar laut
tentang layang layang
semuanya terpanah api,
terkawal gigi angin
bercerita ratapan bumi pertiwi
dari singkawang,
t’lah kau titipkan surat layar biru
pada tirai hujan
tentang kenangan sebuah pulau
dan nyanyian rindu
tentang kuburan mei
yang tak pernah mati
dari hujan puisi
dari singkawang,
saat pesta api bersama dipagi hari
saat bening sungaiku
saat sisa senja menepi
saat kau menulis puisi
saat jari mengurai hati
saat kau sepenuhnya
; penyair